Smando_hms) Jika sebuah organisasi diibaratkan sebagai pohon, maka pendidikan dan pelatihan adalah akarnya. Begitu pula kegiatan kerohanian Islam (Rohis) SMA Negeri 1 Andong yang kembali menggelar Diklat Angkatan XVII sebagai upaya regenerasi dan penguatan eksistensi.
Demikian halnya, Diklat Angkatan XVII yang diikuti 24 peserta, berlangsung Jumat-Sabtu, 14-15 November 2025 di lingkungan sekolah setempat. Agenda ini menjadi sarana regenerasi kader sekaligus memperkuat eksistensi organisasi kerohanian Islam di tengah tantangan zaman.
Menurut ketua panitia, Anindhita Putri Kinanthi, kegiatan ini bertujuan menanamkan jiwa kepemimpinan Islam dan strategi dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman. Rangkaian acara dimulai dari registrasi, pembukaan, ucap janji, penyampaian materi, ibadah wajib, hingga sesi malam berupa pemantapan visi, shalat tahajud, dan kultum. Pada hari kedua, peserta mengikuti senam, sarapan, outbound, sarasehan, dan penutup.
“Harapannya, mereka bisa terus kuat untuk menyebarkan dakwah di tengah tataan perkembangan zaman yang dapat mengikis keimanan,” jelas Anindhita. Ia menambahkan bahwa persiapan dilakukan sejak dua minggu sebelum acara, dengan pematangan konsep pada H-7 agar panitia siap menghadapi segala kemungkinan.
Kegiatan sempat menghadapi terbatasnya sarana prasarana karena bersamaan dengan pembangunan sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler lain. Selain itu, miskomunikasi antar panitia menjadi catatan penting untuk perbaikan di masa mendatang.
Dari evaluasi, panitia menekankan pentingnya kesigapan menghadapi kendala, termasuk kemungkinan keterlambatan pembicara. Bagi peserta, pelajaran utama adalah strategi berdakwah yang relevan dan dapat diterima di era modern.
Diklat Angkatan XVII ini diharapkan menjadi tonggak regenerasi Rohis SMA Negeri 1 Andong, sekaligus memperkuat semangat dakwah di tengah derasnya arus perkembangan zaman. (*)
BerdasarkanPers Release Rohis Smando


