Sekolah Penggerak, Program Keroyokan agar Belajar di Sekolah Makin Menyenangkan

Sekolah Penggerak, Program Keroyokan agar Belajar di Sekolah Makin Menyenangkan

by | May 30, 2022 | Artikel

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim baru-baru ini meluncurkan program Sekolah Penggerak. Program jangka panjang itu digadang-gadang akan mampu mentransformasi sekolah menjadi tempat belajar yang benar-benar menyenangkan tanpa mengubah input siswa.

“Kita ingin lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan, dan ini yang paling penting. Kita tidak bisa menemukan optimalisasi di dalam kelas saja,” kata Nadiem dalam Merdeka Belajar Episode 7: Program Sekolah Penggerak, Senin, 1 Februari 2021.

Nadiem menekankan program tersebut berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik melalui enam profil pelajar Pancasila, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebhinekaan global.

“Kita ingin hasil belajar di atas rata-rata, numerasi, literasi harus meningkat di atas rata-rata,” sambung dia.

Lewat program Sekolah Penggerak, setiap elemen di dalamnya diminta untuk bertransformasi yang bukan sekadar memenuhi syarat administratif saja. Perubahan yang diharapkan terjadi bukan hanya pada siswa, tetapi juga guru dan kepala sekolah. Program juga tidak membatasi pada tingkatan sekolah tertentu, tetapi terbuka bagi semua tingkatan sekolah yang terbagi menjadi empat tahap.

Tahap I adalah sekolah yang dinilai sangat kurang dari rata-rata dan masih menerapkan perundungan sebagai norma. Program belajar mengajar juga masih kerap alami gangguan dan para guru belum berefleksi dan saling berkolaborasi. Sementara, tahap II adalah sekolah yang sudah mendekati rata-rata dan perundungan bukan dianggap hal normal walau masih terjadi di sekolah.

Tahap III adalah sekolah yang dianggap mendapat hasil belajar yang sudah memenuhi standar dan perundungan tidak lagi terjadi di sekolah tersebut. Para guru pun mulai menerapkan pola kolaborasi dan refleksi dalam proses pengajaran walau masih di tahap awal. Sementara, tahap IV adalah gambaran sekolah yang ideal di mana siswa menjadi fokus dalam proses pembelajaran, bukan regulasi atau hal lainnya.

“Sekolah di mana dia (siswa) didengarkan dan berpartisipasi dalam pendidikan dia. Dia menjadi kontributor dalam pelajaran dia dan punya kemerdekaan. Perencanaan anggaran sudah seamless dengan program pembelajarannya,” jelas Nadiem.

Sumber: Liputan 6

PENDAFTARAN PPDB TAHUN AJARAN 2023/2024

 

Selamat datang calon siswa SMAN 1 Andong, pendaftaran sekolah SMA/SMK Negeri khususnya di SMA Negeri 1 Andong sudah dibuka. Bagi calon peserta didik (CPD) SMAN 1 Andong untuk mendapatkan info update terbaru dapat bergabung dengan grup WhatsApp SMAN 1 Andong dengan scan barcode yang ada di flyer dibawah ini ya

Informasi PPDB dapat mengikuti update informasi dalam laman PPDB provinsi Jawa Tengah : https://ppdb.jatengprov.go.id/ Situs ini dipersiapkan sebagai pengganti pusat informasi dan pengolahan seleksi data siswa peserta PPDB Prov. Jawa Tengah Periode 2023 / 2024 secara online real time process untuk pelaksanaan PPDB Online.

Berikut informasi lengkap PPDB SMAN 1 Andong secara lengkap dalam flyer dibawah ini

 Informasi lebih lanjut tentang juknis PPDB Online tahun ajaran 2023/2024 download disini

Surat Pernyataan Kebenaran download disini

Call Center PPDB Online bisa hubungi disini

 

Judul Anda Pergi ke Sini

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.